Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Ide awal dari pengorganisiran salah satu keisengan ini murni karena rasa khawatir saya pribadi terhadap bahan bacaan atau aneka informasi yang dewasa ini begitu massif dan begitu mudah didapat dari segala penjuru macam mbah google, facebook, twitter dsb pada orang-orang terdekat dan orang-orang yang saya kasihi.

Lucunya dari setiap fenomena serbuan informasi tersebut, kebanyakan dari mereka (siapapun itu, termasuk keluarga, teman dan sahabat saya) masih belum sempat untuk mengecek validasi atau keakuratan informasi tersebut, baik dari isi berita yang disampaikan maupun dari kredibilitas dan integritas si penulis berita. Sehingga pada akhirnya mudah sekali menelan isu-isu hoax secara mentah.

Hal semacam ini secara tidak sadar mengganggu saya dan memaksa saya untuk berbuat sesuatu. Dan menurut saya, salah satu cara saya sederhana untuk berontah adalah ini caranya, membangun sebuah pekarangan, dimana isinya adalah “sayuran, buahan, minuman serta cemilan sehat” versi pemahaman dan pengetahuan saya.

“Sehat” dari kepentingan golongan. Karena pekarangan saya ini pekarangan pribadi pun karena saya tipe yang malas ikut organisasi apalagi partai.

Pada dasarnya kita sebagai makhluk sosial butuh sekali asupan nutirisi (fisik, psikis dan spiritual) yang menyehatkan sehingga bisa selalu waras, tenang dan bahagia dalam menjalani kehidupan yang dinamis ini.

Saya tidak pernah berminat memaksa orang untuk mempercayai apa yang saya percaya. Saya juga tidak berminat untuk sok-sok-an menjadi wadah validasi dari setiap hadirnya informasi. Hanya saja saat ini saya memiliki waktu yang cukup untuk mencari lebih banyak data akurat menurut pandangan idealis saya dan secara kebetulan juga saya tipe orang yang tidak mudah percaya pada suatu berita yang datang dari tangan-tangan orang yang tidak saya kenal dengan baik secara personal (karakter dan sifatnya). Sehingga tiba-tiba datanglah ide untuk membangun sebuah halaman informasi “sehat” di website iseng saya ini.

Perpustakaan Moral Ini Budi, bertanggung jawab penuh atas tiap-tiap informasi dan rekomendasi buku atau artikel yang disebarkan via online maupun offline. Sehingga fokus kami sangat jauh dari sekedar kuantitas bahan bacaan melainkan lebih condong pada integritas. Terutama integritas penulis dan siapa yang ada dibelakang si penulis tersebut.

Semoga dengan pemahaman kita bisa saling menjadi amal kebaikan untuk sesama dan semesta. Aamiin

Salam Tak Terduga,

Dyana Razaly,
Managing Partner dari TheGanyana.com

(2) Comments

  • Lolita November 4, 2017 @ 8:53 pm

    Singkat kata..
    Tak butuh bejipun fans fana bila ada 1 yg setia..
    Tak prlu mnjlskn apa2 atooun siapa2 n bgmn2 dirimu..
    Krn yg sayang g butuh itu n yg benci g bakalan prcaya itu..

    Dkutib dr sumber sahabat nabi UK

    • Dyana Razaly November 9, 2017 @ 7:05 pm

      iya, betul Lit. itu kutipan kalimatnya Imam Ali bin Abi Thalib yg jd favorit gue juga. Cuma sepaham gue untuk kalimat kutipan itu lebih mengarah untuk gak perlu menjelaskan tentang siapa pribadi seseorang. Sementara penjelasan yang gue lakukan ini lebih ke arah ngasih tau latar belakang kenapa gue buat sebuah inisiai sosial macem begini. Supaya gak salah artikan nantinya sebagai hal pemecah belah karena isu-isu yang nanti gue perjuangkan cukup sensitif. Ngono lho.. Hehe.
      Matur suwun sudah ngasih atensi ke postingan ini, by the way.

      Salam.
      DR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: