Kami memang berbeda pandangan

Namun kami paling enggan untuk merasa yang memiliki sebuah kebenaran.

Kami jarang bersitegang akibat sebuah perkara

Melainkan lebih sering terhalang oleh sebuah pengertian dari masing-masing rasa

Aku tak ingin menggangu keputusan yang dibuat untuk masa depannya

Pun termasuk dalam ranah kehidupan pribadinya.

Atas nama mimpi, kami (terpaksa) harus mandiri

Yang dalam bahasa lugasnya adalah berjalan sendiri-sendiri

Karena pilihan kami adalah berada dalam kendaraan yang berbeda

Namun tetap untuk tujuan yang sama.

Kemana pun dan apapun itu

Biarlah hanya kami dan Pencipta kami sahaja yang tahu

Tentang maksud dan tujuan yang terjadi di waktu kini

Karena kami percaya bahwa hidup ini adalah bagian dari sebuah perhelatan seni

Yakni seni dalam bermimpi secara mandiri

Terutama dalam mengambil dan mengelola keputusan yang oleh dan untuk diri kami sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seni Bermimpi
%d bloggers like this: