Aku mencintai mereka..

Meski mereka tak peduli dan memahami bagaimana caraku mencapainya.

.

Sejujurnya aku hanya iri saja, bila menonton seorang ibu yang selalu menguatkan anaknya kala ia terjatuh

Kala seorang ibu membelai anaknya yang terlelap

Kala seorang ibu selalu menyapa anaknya dengan kasih lembut

Kala seorang ibu membiarkan anaknya tersenyum bahagia dengan pilihannya sendiri.

Aku pun (sebenarnya) mendapatkannya juga

Hanya saja tampilan paket takdirku yang tak serupa dengan mereka

Yang menurutku, beruntung.

.

Ya Tuhanku, Rabbul Arsyil A’dzim

Jaga mereka jika hal buruk menghampiriku.

Karena aku akan tetap dan akan selalu mencintainya

Meski mereka tak pernah ingin peduli apalagi mencoba memahami bagaimana caraku melakukannya.

Karena aku paham, bahwa keikhlasan itu, tak perlu berbunyi.

Namun hanya memerlukan aksi kelapangan nurani.

.

.

Postingan Ulang, Tulisan tahun 2013, 7 Juni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Keikhlasan itu Tak Perlu Bunyi
%d bloggers like this: