Category: kata kata

Harapan dalam Perjalanan Kehidupan

Ketika aku berkeinginan Aku pun berucap kepada Tuhan Yang beberapa saat kemudian Seolah Tuhan meng-iya-kan Lalu aku pun meneruskan perjalanan Seolah tanpa ada beban. . Dalam mencapai inti tujuan Ada sedikit rasa yang menguat dari kebimbangan Membuatku seraya kembali mudah dibutakan Oleh syak wasangka yang menyesatkan . Sesaat kemudian aku melipir untuk mempertanyakan Hingga setidaknya […]

Bunga Resah

A:            Hati itu apa? Z:            Perasaan. A:            Lalu perasaan itu apa? Z:            Hal yang kau rasakan dalam hidup. A:            Lalu untuk apa aku merasakan? Z:            Untuk mensyukuri nikmat bahwa kamu adalah manusia. A:            Namun mengapa harus seperti ini yang dirasa? Z:            Seperti apa? A:            Seperti ini.. Z:            […]

Ada apa dengan kesabaran?

Sejatinya saya bukan manusia yang memiliki banyak lahan kesabaran Tapi saya terus mempelajarinya dengan perlahan Walau tentu saja seringnya dilanda kebosanan Namun karena saya paham bahwa itu bukan keburukan Apalagi kesalahan Jadi bukan masalah bila saya terus melakukan. . Kata wakil-wakil yang dipilih langsung oleh Tuhan, Kesabaran itu dianjurkan Entah mengapa harus demikian. . Mungkin dengan […]

Peradaban Diri

Pelan demi pelan Jiwa ini terhantar pada sebuah daratan yang ditumbuhi padang savana dan ilalang. Mengulir angin semilir yang membuat siapapun terenyuh dalam buaian. Pertanyaanku mengudara, Mengapa pula aku sampai pada daratan yang tak terdapatnya seseorang? Ku ikat sampanku pada sebuah bongkahan batu yang kurasa kuat. Lalu kaki pun seolah di setir oleh Dzat yang […]

Dalam Hati

Dalam hati kita sering bertanya bahwa kapan kita akan berganti hari Padahal sejatinya kita tetap harus menikmati Dari setiap detik yang telah diizinkan Tuhan untuk terjadi Dan kita alami Namun mengapa seringnya kita seolah tak mau bersabar untuk menanti lebih lama lagi Meski ada kemungkinan bahwa sebenarnya penggantian haripun belum tentu sesuai kebutuhan hati Yang […]

Temani Sang Rasa

Kala dalam kelimbungan Mengenai maksud tujuan dari hadirnya linear rasa yang menjemukan Mengenai perlu atau tidaknya untuk dikemukakan? Ataukah memang hanya layak tuk tersimpan  Di dalam lemari bernyawa yang tengah berjalan? . Pijar kesadaran tentang perlunya jeda itu nampaknya mulai menggema Namun sudikah sang ego membiarkannya? Sudut nurani di pesisir hati bertitah untuk tetap menemaninya […]

Pada Langit Saja

Kira-kira, pada siapa sejatinya kita patut bercerita tentang kerinduan pada orang-orang yang tak lagi ada? Apakah pada mereka yang belum pernah mengalaminya? Ataukah pada dia dan dia yang kini telah memiliki keluarga? Sedetik kemudian, sendu senyap pun melanda. . Ada yang pernah bertanya, Mengapa tulisanku lebih banyak mengenai gundah gulana Bukannya menebar wangi bunga Seperti […]

Marah.

Aku : Kenapa menangis? Ia menggeleng lekas. Aku : Kenapa berbohong? Gelengan kepalanya pun masih sama. Aku : Lalu, kenapa diam? Ia menatapku dengan tatapan temaram namun menusuk. . . Dia : “Mengapa Tuhan menghukumku begitu kejam? Aku hanya lupa berkata insya Allah seperti  biasa, lalu Tuhan gagalkan semua rencanaku tanpa bersisa. Padahal yang lainnya […]

Tentang Hati, Mimpi, dan Kematian Nanti

Saat mentari sedang bersiap untuk menghangatkan bumi Aku justeru masih saja terkungkung sepi Dalam kubangan embun pagi Bersama secangkir kopi. Kabut pagi nampaknya masih setia menyelimuti hari. Mungkin begini pula kondisi yang terjadi di dalam benakku tentang kekhawatiran masa depan diri ini. Bagaimana dengan hatiku? Bagaimana dengan mimpiku? Dan bagaimana pula dengan diriku? Aku takut […]

#DialektikaRasa : Mencari Angin.

DR : Kadang kala, semakin kita terus mencari, bukannya kita mendapatkan yang kita cari, tapi yang terjadi justeru kita semakin terlukai.XX : Terlukai katamu? Siapa yang terluka? DR : Diri sendiri.XX : Kenapa, diri sendiri? DR : Ya, karena dengan terus mencari itu sama saja dengan tidak mensyukuri yang telah kau dapati hingga hari ini. […]

#DialektikaRasa : Tanya.

Kadang aku tergelitik untuk bertanya, pernahkah pohon rindang itu merasa lelah? Lelah karena selalu menjadi tempat bersandar dan tempat berteduh bagi banyak pihak lain. Jika jawabannya iya, pernah, atau bahkan sering lalu kemanakah pohon harus berlindung dan berteduh? Teman baruku tiba2 tersenyum simpul mendengar kicauanku barusan. Aku menoleh dan menatapnya tak kalah tajam dari tatapan […]

Alur Cerita Manusia

Harus begini dulu mungkin alur cerita untuk anak manusia. Dari yang tak dianggap hingga kiriman tinta fitnah yang tak kunjung mereda. Satu persatu longlongan singa mengudara Menyemburatkan untaian sajak  yang sudah dimasak dengan sedemikian rasa. Aku benci bila hanya menggelantungkan nyawa tanpa berbuat Aku benci jika selalu menutup lubang kepekikan senja atas nama maklumat. Entahlah. […]

#DialektikaRasa : Lain Waktu Saja

Kami duduk santai berdua di sebuah kedai minuman hangat sederhana. Ia tak banyak berkata seperti biasanya, hanya terkadang menyiratkan senyum yang aku sendiri kikuk dibuatnya. Kemudian, kami berdua saling tertegun dalam pemikiran yang berbeda. Memahami masing-masing dari setiap datangnya perkara. Atas nama rasa dan juga kebaikan bersama. . . “Ketika kau membaca dan memahami arti […]

Tembok Dengar

Bangunan runtuh dikala senja menyapa Ada rasa sesak yang sulit untuk disapa tak menyekat jiwa Terduduk seseorang sedang menangis tanpa suara. Ada apa? . Ia seka air matanya lekas Supaya tak semakin banyak orang menemukan bekas Lalu kemudian senyuman pun langsung lepas landas . Aku benci dikasihani Begitu oretnya dalam hati Tapi siapa bisa menebak […]

Tepian Kata

Aku berbaring ditepian kata Memercikan sedikit endapan aroma rasa Tentang makna mengudara Tentang jiwa melanglang buana . Selangkah kedepan aku kembali ke peraduan Namun tak sehelai pun ku temui rerumputan Melainkan hanya kegersangan dari seonggok kenangan Tentang pengalaman dan pemahaman Yang nyaman terselimuti oleh debu ketidakberanian. .

Firasat Di Balik Pintu

Berpacu oleh waktu. Three months later in 2016. Begitu tulisku dalam secarik kertas bisu. Menandai sedang kembali kalutnya diriku Tentang waktu yang aku tak paham mengapa ia seperti sedang mengejarku. Pikiranku ingin sesegera mungkin lari tunggang langgang Namun belum semua persiapanku memadai untuk pindah ke tempat yang baru Aku tak paham apakah kemungkinan benar Bahwa […]

Teman Warna Biru

Semalam entah darimana rimbanya, aku memimpikan dia.Seorang anak gadis yang cantik, baik perangai maupun kepribadiannya.Seorang anak gadis yang juga cukup tangguh dalam mengarungi kehidupan pribadi yang curam lagi berliku tajam yang tak biasa..Ia adalah salah satu sahabat terdekat lagi terbaikku.Meski harus dengan berat hati aku tambahi kata keterangan, waktu itu..Terhitung sejak awal tahun 2011 hingga […]

Mengimani Sejengkal Masa

Aku mengimani sejengkal masa, dimana setiap pesakitan pasti selalu akan dibayar dengan keindahan. Dulu aku sama seperti mereka kebanyakan, yang senang mempertanyakan lagi cenderung tak sabaran, tapi apa yang aku rasakan hari ini betul-betul dampak dari apa yang aku harapkan dikala semuanya masih serba rabun tak karuan. Kala Tuhan menguji dan kita tak lagi mampu […]