Category: kata kata

Segelas Rasa Yang (Tak) Mengalir

Menelusuri sebuah cara dengan menenggelamkan diri bersama ragam asumsi cahaya Bersama makna yang berserakan di sudut keheningan yang terbersit saja Dan bersama tajamnya siku kepayahan yang tak kunjung layu jua. Aku ingin menikmati alur nyanyian semesta tentang mengalirnya segelas rasa Tentang tepian senja yang selalu menjadikan dunia hanyalah sebagai peta, Bukan tujuan utamanya. Kini sadarku memilih […]

Dimana Bahagia Itu?

Dari cerita temanku, yang sedang terjebak arus pilu Aku seolah tersedak oleh ingatan tentang masa lalu Yang hampir-hampir segalanya aku buat menjadi sendu Juga kelabu Perlahan aku mencatat banyak hal menarik dari pesakitan Dari duka dan luka yang menghujam akar keceriaan Juga dari rasa kesepian yang selalu menyiratkan ketragisan Bahwa akulah satu-satunya yang paling membutuhkan […]

Rongga Cerita Lama

Bila benar peranku sebentar lagi akan usai Aku ingin memulai segala mimpiku yang selama ini hanya aku erami dalam hati Yang selama ini aku abaikan demi kepala dan jiwa yang menurutku lebih layak untuk di dahului   Aku tak pernah menyangka semua ini Dengan segala alur dan takdir yang sedang terjadi   Saat kepala menjadi […]

Radu (yang sebenarnya)

Kini kami menemukannya Menemukan ujung dari kata juga rasa Atas tindak tanduk yang sekian tahun ini ambigu dalam rupa dan kata-kata. Semua bentuk dan ragam tanya luruh di depan mata Melalui sebingkai cincin yang melingkar di salah satu jemari kiri kami semua. Aku dan ia kini telah menyepakatinya Bersama alur semesta yang amat sangat rahasia. […]

Sesuai Takdir Saja

“Apa yang menarik dari sebuah keabadian?” Tanyaku mendalam pada sepasang layar mata yang sedang membeku dalam haru. Ia hanya bergeming dalam bersama nafasnya yang parau. “Tidakkah telingamu juga berguna untuk mendengar?” Tanyaku lagi untuk memastikan organnya berguna dalam kehidupannya. Kini ia lebih baik. Meski perubahannya hanya dengan sekubit senyuman yang belum bisa disapa menarik. “Aku […]

Si Penjahit Cerita

Begitu beragam warna dan jenis kain cerita Mengapa aku justeru berlabuh pada jenis kain yang mempertontonkan rongga? Pun tidak memiliki ciri warna mutlaknya Sehingga lebih mudah dikenali dan diingat siapa saja Pemikiran sok tahu-ku Bukankah manusia itu terdiri dari beragam campuran rasa dan dari sari pati kehidupan pendahulunya dan sedikit rahmat Tuhan lalu mengapa kira […]

Bersamaan.

Ketika hujan lebat datang, Ia pun mengikutsertakan kawan karibnya yang berupa angin kencang. Kemudian aku terbawa arus dalam sudut pandang yang terkekang Diantara lirih takut dengan rasa penasaran yang begitu lebar membentang. Pilu pun ikut-ikutan Ia menyusul datang di waktu yang hampir bersamaan Dimana hadir sepercik rasa rindu pada sang pencetus nama kependekan Namun semesta […]

Mereka Bukan Milik Kita Sendiri

Seringkali kita tak sadar telah berlebihan dalam memberi rasa peduli. Kemudian apa yang gurat kenyataan suguhi? Dipertemukannyalah kita dengan sepercik kekecewaan yang ternyata sedang kita perlui. Yang berguna sebagai lonceng untuk proses evaluasi diri Bahwa kita telah melampaui zona merah dalam peduli dan mencintai.   Salahkah kita bila kecewa pada mereka? Tidak sama sekali. Karena […]

Gurat Mangu.

Media rasa yang termangu dalam gurat sapa Pada inti cerita yang amat jauh dari kolam prasangka Kemudian situasi genting menyeruak dengan santainya Dan meluluh lantahkan tembok serta gembok yang selama ini membingkai sudut takdirnya. Ada keengganan untuk menelan ragam syak wasangka Dari berbagai sudut gelas yang akhir-akhir ini menjadi media tumpahan gulananya Ia malas memasukannya […]

Tentang Menerima

Mencoba menerima tentang penetapan takdir diri yang sebenarnya. Tentang pemaknaan yang perlahan mulai menemui titik gradiennya. Tentang rasa dari medan perdamaian antara logika dengan nurani yang mengudara. . Aku menyadari bahwa selama ini aku keliru dalam menilai dan memosisikan yang sebenarnya Tuhan. Karena saking amat khawatirnya tentang takdir yang padahal hanya masih sebatas dalam pikiran, bukan […]

Gerimis Tak Menentu

Gerimis makna dan gemuruh cerita yang menikam dada Hanya saja saat ini aku sedang tidak memiliki tenaga untuk menumpahkannya.   Jurang ketidakpahaman yang membuatku bergeming lebih lama Bersama secangkir ingatan yang masih teramat sulit aku cerna Namun selalu bersemayam, mencengkram telinga   Entah apa yang sebenarnya membuat gulana ini makin berpesta pora Dari yang aku […]

Sudut Makna

Ada kala yang dilarang itu bukan sebab muasabab jahat Melainkan perasaan sayang yang begitu kuat lagi mengikat. . Tak ada yang patut disalahkan perkara tak dapat kartu cinta mencintai Yang salah, besar kemungkinan berasal dari sudut mana kita memaknai.

Sungkawa

Sungkawa yang menggenggam Yang tercekat di dalam bayang malam Dan hanya berani mendelik lewat garis kelam. Guratan sinar senja menyapu hati sang candala, Mengingatkannya pada seonggok harap di luar jendela. Jendela yang meski telah terbuka, Namun belum tentu mampu untuk mengisi rasa. Sebuah lakuna yang menganga, Menyiratkan efek bahwa semuanya baik saja. Ya, Sebaik guratan […]

Rabun Kebutuhan

Banyak orang menanam bibit keindahan Namun tak semuanya merasa perlu untuk diperjualbelikan Sementara, sisanya justeru begitu gigih dalam hal penyemaian Padahal bukan dirinya yang melakukan pembibitan bahkan perawatan Kebutuhan hatinya hanya seputaran selalu terlihat paling depan Dan demi sebongkah berlian pujian Yang ternyata busuk di kemudian Lalu terlupakan dimakan zaman. 

Ruang Genggam

Kata kenyataan, Hidup itu seperti perjalanan Dimana semua yang terjadi Hanya mampu untuk sekedar kita lalui Tanpa pernah bisa kita tinggali. . Ada petuah bijak berkata, Nikmatilah rasa ketika luka menganga, Pun juga dikala rasa sedang berbunga-bunga. Karena keduanya, sama-sama adalah rahmat Tuhan untuk setiap ciptaan-Nya. . Pada teknisnya, sering kali aku lupa bahwa ketika […]

Tentang Benci & Puji Yang Menguji

Apakah dengan begitu membenci, semua akan selesai? Apakah dengan begitu memuji, semua akan terlampaui? Ayolah kita pahami sekali lagi. . Tentang sesuatu yang tak pernah bisa abadi Lalu untuk apa begitu kita sanjungi Atau kita tangisi setiap hari Bahkan ada tambahan untuk pula meratapi Bagai dunia akan kiamat pada detik ini. . Tidak. Aku menolak […]

Gelora Sederhana

Sesederhana hujan yang menjelma sebagai karunia Sesederhana angin yang berhembus untuk menyejukkan jiwa Dan sesederhana hiasan pelangi yang terukir sehabis deru hujan badai menerpa . Aku ingin menjadi wanita sederhana Sesederhana kerang yang fokus berjuang menahan sakitnya demi sebuah mutiara   Dan sesederhana cahaya yang hanya memijarkan doa tanpa memaksa . Aku ingin menyelami makna sederhana […]

Buai Arah

Bila rinduku hanya mampu tertahan di dalam bilik kerah Dan doa ku hanya sanggup sebagai penunjuk arah Biarlah keikhlasanku yang menuntunmu untuk tetap terarah Sehingga kau tak perlu lagi salah melangkah Karena aku percaya pada petunjuk Tuhan yang tidak pernah salah.