Category: kata kata

Elemen dalam Bertahan

Aku tidak sedang mencari beragam pembenaran Untuk menguatkan atau mendukung keputusanYang telah aku lakukan, Karena kini aku paham bahwa hal tersebut sungguh menjauhkan diri dari kedewasaanYang sudah seharusnya ditelanBagi mereka yang ingin menjadi seorang pemimpin bisnis dan kehidupan Perasaan dan pemikiranIalah dua elemen yang saling berkesinambunganDan saling membutuhkanSehingga menjadikannya sebuah kesatuan dalam kesempurnaanYang mendamaikan harapan […]

#DialektikaRasa : Blog itu apa?

XX : Dear, Blog itu apa? DR : Bagiku, blog adalah medium kata. Medium dalam bercerita dikala tak semua telinga berniat memberikan ketulusannya. XX : Amankah bercerita di sana? DR : Aman dalam segi apa? Bila harapanmu dalam bercerita adalah tak ingin diketahui orang lain, seharusnya kau tidak perlu bercerita. Simpan sendiri saja. Bahkan sekali […]

Datang, Pergi & Monggo Bila (Perlu) Kembali.

Tak ada yang salah jika kita pernah salah dalam menjatuhkan langkah. Tak ada yang salah juga jika mereka meninggalkan kita, karena dirasa kita tak bisa mendekatkan mereka pada tujuannya. Pun juga berarti tak masalah jika memang yang terbaik terjadi adalah keusaian sudah. Aku nampaknya mulai terbiasa, mengenai sikap seenaknya orang-orang diluar sana Yang bahkan mungkin […]

Ketika warna kita (semakin) berbeda

Sepanjang waktu terakhir, kami disibukkan dengan urusan kebun kehidupan masing-masing.Sehingga hanya sedikit sekali waktu untuk kami saling berekonsiliasi. Lalu suatu masa kita tak sengaja dipertemukan oleh waktu di sebuah jurang perbedaan besar dari cara pandangku dan keyakinanmuMengenai hal-hal yang dimaknai, dijunjung tinggi dan dirawat selama iniKemudian dengan entengnya kau berseloroh bahwa pemikiranku semakin absurd, hanya […]

Waktu Sendu

Cukup lama waktuku mengurai sendu Dengan beragam kerikil juga bongkahan batu masa lalu Perihal kabut kelamku pada periode terdahulu Membuatku begitu iri bahkan tak mampu melihat pijakanku, yang kini justeru berada di ujung batu.

Berjarak dengan Tahu

Pada suatu masa yang terdahulu, aku begitu membelamuTapi kini aku rasa aku perlu memperbaiki sesuatuDengan mencoba menjalin jarak denganmu, si perasa paling tahuYang semakin kesini nampaknya semakin sering memenjarai cangkir telinga dan langkahku. Perlahan aku merasa ada sedikit kenikmatan dengan rasa yang baru, yakni rasa tak terlalu banyak ingin tahu akan sesuatuSetidaknya, aku tidak lagi […]

Limbung

Aku limbung dengan isi takaran cangkirku Dengan padu padanan warna juga rasa yang aku sendiri tak mengerti seperti apa Dan untuk apa semua ini bersemayam di cangkir hidupku.   Seperti ada takaran yang berubah Entah akibat dari pengurangan atau justeru pelebihan yang tak begitu aku sadari kehadirannya   Aku tak mengerti mengapa Disaat aku ingin […]

Untuk Kita, yang sebentar lagi (mungkin) berlalu

Tentang sebuah pernyataan dan agenda perasaan Atas nama rasa yang dinyatakan maupun yang diabaikan Atas nama tindak nyata yang disegerakan maupun yang (sengaja) diabaikan Atas nama pengalaman yang sebenarnya tak lagi perlu menjadi beban kehidupan Dan atas nama sebuah temali persahabatan yang sebentar lagi pun (tampaknya) akan segera tergadaikan . Tak bisakah semuanya tetap terjaga […]

Biarkan Karyaku menjadi Urusanku.

Aku paham maksudmu tidak buruk Aku paham juga caramu mengutarakan pun tak sepenuhnya salah Tapi biarkan karyaku adalah urusanku, hakku Hingga menjadi pola takdir dari aku dan untuk aku sendiri. . Tolong biarkan aku busuk dengan pesakitan ini Karena ini adalah pilihan sadarku Yang sudah menerima segala pola juga warna dari perwujudan gaun takdir hidupku. […]

Dua Cangkir Yang Dikasihi

Terima kasih banyak Tuhan atas berkah dan kasih sayang ini untuk kami Terima kasih juga untuk mereka yang bersedia menjalani peran yang Tuhan titipkan untuk menyayangi, menjaga, melindungi dan menemani kami Saya secara pribadi (jujur saja) sudah kehabisan kata untuk mengatakan rasa terima kasih sekaligus kehabisan gaya ekspresi untuk mengutarakan rasa bahagia yang sulit untuk […]

Terlalu Banyak

Terlalu banyak yang ingin aku dapati Terlalu banyak juga yang ingin aku selesaikan dalam waktu dini Padahal energi, waktu dan wadah diri memiliki batas hakiki yang harus disadari dan dipatuhi. . Saling tabrak dan tumpah tindih. Dua pasang kata terkutuk itulah yang menjadikanku terperangkap dalam ruang sedih, pedih dan selalu “mendidih”. . Aku ingin belajar […]

Diubah oleh Waktu

Dari hasil temuan sok tahu-ku, setelah hujan, waktu juga bagian dari alat kekuasaan Tuhan lain yang begitu menawan Menawan karena bagi yang sadar atau tidak, kita semua (manusia) ikut diubah olehnya. Baik itu dari aspek fisik, psikologis, mental, bahkan selera kita kita pun ikut diubah olehnya. Dari yang saat mudanya begitu menawan lagi rupawan lalu […]

Mengampu yang (telah) terjadi

Meski hujan telah berhentiNamun itu tak seyogianya memaksa ia untuk segera menerbitkan pelangi. Duhai yang sering di sapa embun pagi,Sambil berdiri aku menatap wajah langit malam yang perlahan telah berganti diriMempersilahkan keterpurukan yang beberapa waktu setia menemaniuntuk kembali pada habitatnya yang aseli Dan kemudiannya bertitah pada otak dan hatiSemoga kalian berdua tak lagi lekas berminat […]

Cangkir Kelabu

Kala hujan mengguyur kabut pikiranku tentang sesuatu Tubuhku tiba-tiba terlepanting jauh dari mata awas yang biasanya mencangkangiku Pedih serta dingin, begitu rasaku saat itu. Namun tiba-tiba saja aku terpikir tentang strategi langkah kuda yang baru Untuk menerima semuanya tanpa ba bi bu Lalu, kita lihat akan semenyedihkan apakah diriku atas keputusan “sok tempe”-ku itu. . […]

Frekuensi Rasa

Kadang orang lupa, bahwa dalam sebuah mangkuk persahabatan Selain rasa setia kawan dan saling pengertian Ternyata peran keselarasan frekuensilah yang menjadi kunci utama dalam sebuah kelanggengan. . Karena tanpa frekuensi yang selaras antara yang satu dengan yang lainnya Jangan heran bila tali persahabatan tak lagi rekat oleh sebuah pengait rasa Yang disebut kekompakan Bahkan terkesan […]

Jejak Kala Itu

Kala cerita mampu dipisahkan oleh rasa Kelembutan air mata pun tak pernah lagi menampakkan wujudnya Persahabatan yang hambar tanpa garam tanya dan sapa Terasa begitu dipaksakan untuk tiba-tiba bersama dalam sebuah moment berharga. . Kini aku betul paham tentang apa itu makna kata, berlalu Yang tak semua bisa diulang seperti terngiangnya canda tawa jaman dahulu. […]

Berbagilah sedikit pahammu

Semakin berjalan mundur dari keramaian Meninggalkan riuh redam dari percakapan atau pergaulan yang membuatku terasing dari rasa nyaman Terdiam untuk waktu yang lama Entah apakah menjadi sebuah jawaban yang selama ini ku kelana Hambar. Rasa yang paling sering menghantui diriku belakangan ini Keadaan membosankan yang seakan jika aku berteriakpun tak ada rangsangan yang mempedulikan Seperti […]

Dimana Letak Makna?

Dimana letak makna pengikut yang berserah? Bila kebencian yang justeru engkau jadikan Tuan penentu arah. Dimana letak makna rasa beriman? Bila kekhawatiran dan kegelisahan yang justeru engkau jadikan teman. Dimana letak makna rasa cinta dan percaya? Bila kehendak sesuka hati yang justeru engkau jadikan cara demi mencapai tujuan utama. Dimana letak makna bila semua orang […]