Author: Dyana Razaly

Alur Cerita Manusia

Harus begini dulu mungkin alur cerita untuk anak manusia. Dari yang tak dianggap hingga kiriman tinta fitnah yang tak kunjung mereda. Satu persatu longlongan singa mengudara Menyemburatkan untaian sajak  yang sudah dimasak dengan sedemikian rasa. Aku benci bila hanya menggelantungkan nyawa tanpa berbuat Aku benci jika selalu menutup lubang kepekikan senja atas nama maklumat. Entahlah. […]

#DialektikaRasa : Lain Waktu Saja

Kami duduk santai berdua di sebuah kedai minuman hangat sederhana. Ia tak banyak berkata seperti biasanya, hanya terkadang menyiratkan senyum yang aku sendiri kikuk dibuatnya. Kemudian, kami berdua saling tertegun dalam pemikiran yang berbeda. Memahami masing-masing dari setiap datangnya perkara. Atas nama rasa dan juga kebaikan bersama. . . “Ketika kau membaca dan memahami arti […]

Tembok Dengar

Bangunan runtuh dikala senja menyapa Ada rasa sesak yang sulit untuk disapa tak menyekat jiwa Terduduk seseorang sedang menangis tanpa suara. Ada apa? . Ia seka air matanya lekas Supaya tak semakin banyak orang menemukan bekas Lalu kemudian senyuman pun langsung lepas landas . Aku benci dikasihani Begitu oretnya dalam hati Tapi siapa bisa menebak […]

Tepian Kata

Aku berbaring ditepian kata Memercikan sedikit endapan aroma rasa Tentang makna mengudara Tentang jiwa melanglang buana . Selangkah kedepan aku kembali ke peraduan Namun tak sehelai pun ku temui rerumputan Melainkan hanya kegersangan dari seonggok kenangan Tentang pengalaman dan pemahaman Yang nyaman terselimuti oleh debu ketidakberanian. .

Pilihan (sadar)-ku

Entah sudah seberapa sering aku mengalami ini. Ingin pergi menghadiri suatu perhelatan namun sedikit tertekan karena tak pernah punya teman siap sedia untuk berbincang. Banyak dari mereka bilang akunya yang terlalu tidak bisa menjadi penyeimbang Padahal yang terjadi justeru aku hanya malas untuk berpura-pura membalas senang Karena bagiku, memanfaatkan perasaan senang orang lain demi kepentingan […]

Firasat Di Balik Pintu

Berpacu oleh waktu. Three months later in 2016. Begitu tulisku dalam secarik kertas bisu. Menandai sedang kembali kalutnya diriku Tentang waktu yang aku tak paham mengapa ia seperti sedang mengejarku. Pikiranku ingin sesegera mungkin lari tunggang langgang Namun belum semua persiapanku memadai untuk pindah ke tempat yang baru Aku tak paham apakah kemungkinan benar Bahwa […]

Teman Warna Biru

Semalam entah darimana rimbanya, aku memimpikan dia.Seorang anak gadis yang cantik, baik perangai maupun kepribadiannya.Seorang anak gadis yang juga cukup tangguh dalam mengarungi kehidupan pribadi yang curam lagi berliku tajam yang tak biasa..Ia adalah salah satu sahabat terdekat lagi terbaikku.Meski harus dengan berat hati aku tambahi kata keterangan, waktu itu..Terhitung sejak awal tahun 2011 hingga […]

Surat Untuk Mangky

Lagi – lagi pertemuan dadakan, selalu ada cerita dan pelajaran disetiap obrolan kita, yang selama berjam-jam mungkin sangat terasa kurang. Mulai dari kaget melihat jam yang kunjung berganti hari atau diusir halus oleh tempat yang sudah memasuki jam tutupnya. Di hari itu, di dunkin donuts tebet. Hari sebelumnya (atau di hari yang sama) gue dengan random-nya mengirimkan […]

Tak Karuan.

Aku suka menulis disaat nuraniku sedang berontak. Saat dimana terdapat perasaan terinjak bercampur sesak Namun tak lagi bisa aku tolak karena memang sudah menjadi suratan takdir dari Yang Maha Bijak. Sejak dahulu, Tuhan sering menghadiahiku situasi macam ini untuk membuatku bangun dari tidur lelapku dan membuat sedikit percikan api segar yang sering disapa manusia dengan […]

Mengimani Sejengkal Masa

Aku mengimani sejengkal masa, dimana setiap pesakitan pasti selalu akan dibayar dengan keindahan. Dulu aku sama seperti mereka kebanyakan, yang senang mempertanyakan lagi cenderung tak sabaran, tapi apa yang aku rasakan hari ini betul-betul dampak dari apa yang aku harapkan dikala semuanya masih serba rabun tak karuan. Kala Tuhan menguji dan kita tak lagi mampu […]

Si Anomali

Ini adalah salah satu dari sekian pemahaman kebolak bin gesrek saya dari mereka-mereka yang waras dan normal sebagai manusia. Sebetulnya pemahaman ini sudah dari lama sekali sering dipertanyakan (baca: diprotes) oleh teman-teman, dosen bahkan hingga taraf keluarga dan orang tua. Hanya saja selama ini saya malas untuk menjelaskan duduk pemahamannya dan baru saat ini merasa […]

Ketegaran Malam

Di beberapa kali kesempatan, Ada kalanya kita hanya perlu diam untuk bertahan Bukan lagi protes tak karuan Apalagi sampai membiarkan kalimat tak berpendidikan nan menyakitkan itu berserakan. Ada kalanya, hanya dengan diam Semua kebencian akan padam Semua keluh kesah akan karam Pun kejenuhan akan ikut temaram .. dan tenggelam Bersama ketegaran malam

Teras Ide – Cermin Hati

Dengan nama Tuhan Yang Maha Baik lagi Maha Penyayang.     Terima kasih atas apresiasinya terhadap karya perdana sederhana saya yang berjudul Cermin Hati. Sebuah novel sederhana yang menceriterakan kehidupan sehari-hari dua anak manusia yang telah berusia cukup dewasa. Dimana keduanya sama-sama sedang disibukkan dalam proses mencari dan menanti sang tambatan hati. Oleh karenanya novel […]

Menjaga Karena Ingin Dijaga

Aku hanya ingin menjaga sesuatu yang sudah tercipta baik dan terawat. Untuk terus ku jaga hingga nanti kupercayakan pada yang mampu memegang amanah terkuat. .   Bagai bulan yang merindukan embun, aku tak pernah mengerti bagaimana jalan hidupku terurai dalam benang yang mengalun dalam dentum yang tertarih penuh arti. Aku memiliki teman sejak zamanku sekolah […]

Teras Ide – Pustaka Moral Ini Budi

Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ide awal dari pengorganisiran salah satu keisengan ini murni karena rasa khawatir saya pribadi terhadap bahan bacaan atau aneka informasi yang dewasa ini begitu massif dan begitu mudah didapat dari segala penjuru macam mbah google, facebook, twitter dsb pada orang-orang terdekat dan orang-orang yang saya […]

Pada Malam

Di sebuah malam yang penuh dengan berbagai sorotan lampu dan kilatan mesin pengambil gambar berkapasitas canggih memenuhi lokasi acara ajang penganugerahaan tokoh dan film Internasional terbaik. Di lokasi yang semakin waktu bertambah pun semakin padati oleh fans fanatik para selebriti idola mereka. Tak mau kalah dalam segi jumlah, paparazzi, reporter dan juga presenter acara infotainment […]

Puisi Untuk A

22/12/2012 02.21 am Merintih pada angin tak menjadikanku lebih menawan Menjadi menawan pun tak menjadikan segalanya menjadi lepas dari  kegusaran Aku limbung pada sikapnya Sama halnya ketika aku limbung pada musim pancaroba Datang dan pergi semaunya Tanpa lagi peduli apakah semua ini tak membuat goresan luka. Lalu bagaimana bisa si bulu mata menjadi saksi pertemuan kami […]

Puisi dari A

10/20/2008 11:33 am . Mulut ini terkunci Membisu dengan penuh tanya Celoteh seorang wanita Dengan lantunan khas yg membekas dalam sendi-sendi ingatan Nada tinggi rendah di setiap not not tertentu Berpadu dendam dan amarah Dalam bingkai kesdihan, kepedihan,dan pesakitan Merintih saat gelap dan terang Melawan sebilah pedang dibalik rasa sayang Berdiri diantara butiran dosa dan […]