Author: Dyana Razaly

Diubah oleh Waktu

Dari hasil temuan sok tahu-ku, setelah hujan, waktu juga bagian dari alat kekuasaan Tuhan lain yang begitu menawan Menawan karena bagi yang sadar atau tidak, kita semua (manusia) ikut diubah olehnya. Baik itu dari aspek fisik, psikologis, mental, bahkan selera kita kita pun ikut diubah olehnya. Dari yang saat mudanya begitu menawan lagi rupawan lalu […]

Mengampu yang (telah) terjadi

Meski hujan telah berhentiNamun itu tak seyogianya memaksa ia untuk segera menerbitkan pelangi. Duhai yang sering di sapa embun pagi,Sambil berdiri aku menatap wajah langit malam yang perlahan telah berganti diriMempersilahkan keterpurukan yang beberapa waktu setia menemaniuntuk kembali pada habitatnya yang aseli Dan kemudiannya bertitah pada otak dan hatiSemoga kalian berdua tak lagi lekas berminat […]

Tuhan & Hutanku

Di bawah lentara purnama yang tengah berintonasi senduKita akhirnya mampu bertemu Setelah sekian lama masing-masing dari kita bersama untuk saling tunggu menunggu. Menunggu pergantian musim hati berlalu Dan kemudiannya mengizinkan kepentingan kita untuk saling melebur menjadi padu. Andai Tuhan tak pernah mengatur labirin kehidupanku hingga begitu berliku lagi mengharu biruAku rasa tak akan pernah aku […]

Cangkir Kelabu

Kala hujan mengguyur kabut pikiranku tentang sesuatu Tubuhku tiba-tiba terlepanting jauh dari mata awas yang biasanya mencangkangiku Pedih serta dingin, begitu rasaku saat itu. Namun tiba-tiba saja aku terpikir tentang strategi langkah kuda yang baru Untuk menerima semuanya tanpa ba bi bu Lalu, kita lihat akan semenyedihkan apakah diriku atas keputusan “sok tempe”-ku itu. . […]

Cermin Hati – Web Series

Di kembangkan dari novel Dyana Razaly yang berjudul sama. Kini, dikarenakan novelnya sudah tidak diperjual belikan, Dyana Razaly, memutuskan untuk mengembangkan novelnya ke dalam bentuk web series saja. Yang jalan ceritanya lebih kurang hampi-hampir mirip dengan di novel dan di cerpen, namun di versi web series ini, Dyana Razaly lebih banyak mengangkat cerita-cerita kehidupan rumah […]

Frekuensi Rasa

Kadang orang lupa, bahwa dalam sebuah mangkuk persahabatan Selain rasa setia kawan dan saling pengertian Ternyata peran keselarasan frekuensilah yang menjadi kunci utama dalam sebuah kelanggengan. . Karena tanpa frekuensi yang selaras antara yang satu dengan yang lainnya Jangan heran bila tali persahabatan tak lagi rekat oleh sebuah pengait rasa Yang disebut kekompakan Bahkan terkesan […]

Jejak Kala Itu

Kala cerita mampu dipisahkan oleh rasa Kelembutan air mata pun tak pernah lagi menampakkan wujudnya Persahabatan yang hambar tanpa garam tanya dan sapa Terasa begitu dipaksakan untuk tiba-tiba bersama dalam sebuah moment berharga. . Kini aku betul paham tentang apa itu makna kata, berlalu Yang tak semua bisa diulang seperti terngiangnya canda tawa jaman dahulu. […]

Biar Subuh Saja Yang Bicara

21 Juni 2013 Waktu subuh berkumandang. Aku tak bergerak dari duduk termenungku setelah aku selesai mengadukan segala keluh kesah kepada Sang Pemilik Raga ini. Wajahku basah sudah sejak satu setengah jam yang lalu dan sesekali air mataku masih menetes hingga saat ini. Entah untuk berapa lama lagi ini berlangsung. Aku masih termenung sambil sesekali menjawab […]

Berbagilah sedikit pahammu

Semakin berjalan mundur dari keramaian Meninggalkan riuh redam dari percakapan atau pergaulan yang membuatku terasing dari rasa nyaman Terdiam untuk waktu yang lama Entah apakah menjadi sebuah jawaban yang selama ini ku kelana Hambar. Rasa yang paling sering menghantui diriku belakangan ini Keadaan membosankan yang seakan jika aku berteriakpun tak ada rangsangan yang mempedulikan Seperti […]

Dimana Letak Makna?

Dimana letak makna pengikut yang berserah? Bila kebencian yang justeru engkau jadikan Tuan penentu arah. Dimana letak makna rasa beriman? Bila kekhawatiran dan kegelisahan yang justeru engkau jadikan teman. Dimana letak makna rasa cinta dan percaya? Bila kehendak sesuka hati yang justeru engkau jadikan cara demi mencapai tujuan utama. Dimana letak makna bila semua orang […]

Cahaya yang tak lagi sebagai cahaya

Lama tak berbagi cerita Berarti lama juga tak berbagi segala inisial kata dan rasa Yang menurut semua pihak dibalik jendela Akulah yang paling serakah dalam mengelola gelas kaca Mencari dahan untuk bertahan Ibarat mengais keberuntungan di alam kegamangangan Tangis tiada henti Tak berarti aku bisa mudah melepaskan semua ini Seandainya saja aku tak pernah terlalu […]

Segelas Rasa Yang (Tak) Mengalir

Menelusuri sebuah cara dengan menenggelamkan diri bersama ragam asumsi cahaya Bersama makna yang berserakan di sudut keheningan yang terbersit saja Dan bersama tajamnya siku kepayahan yang tak kunjung layu jua. Aku ingin menikmati alur nyanyian semesta tentang mengalirnya segelas rasa Tentang tepian senja yang selalu menjadikan dunia hanyalah sebagai peta, Bukan tujuan utamanya. Kini sadarku memilih […]

Dimana Bahagia Itu?

Dari cerita temanku, yang sedang terjebak arus pilu Aku seolah tersedak oleh ingatan tentang masa lalu Yang hampir-hampir segalanya aku buat menjadi sendu Juga kelabu Perlahan aku mencatat banyak hal menarik dari pesakitan Dari duka dan luka yang menghujam akar keceriaan Juga dari rasa kesepian yang selalu menyiratkan ketragisan Bahwa akulah satu-satunya yang paling membutuhkan […]

Rongga Cerita Lama

Bila benar peranku sebentar lagi akan usai Aku ingin memulai segala mimpiku yang selama ini hanya aku erami dalam hati Yang selama ini aku abaikan demi kepala dan jiwa yang menurutku lebih layak untuk di dahului   Aku tak pernah menyangka semua ini Dengan segala alur dan takdir yang sedang terjadi   Saat kepala menjadi […]

Radu (yang sebenarnya)

Kini kami menemukannya Menemukan ujung dari kata juga rasa Atas tindak tanduk yang sekian tahun ini ambigu dalam rupa dan kata-kata. Semua bentuk dan ragam tanya luruh di depan mata Melalui sebingkai cincin yang melingkar di salah satu jemari kiri kami semua. Aku dan ia kini telah menyepakatinya Bersama alur semesta yang amat sangat rahasia. […]

Goresan Jiwa

Aku sering sekali melukaimu Sering kali juga membuatmu menjadi banyak tak tahu Atas segala kemarahan dan kebencian terhadap ingatanku Yang selalu datang secara tiba-tiba lagi tak kenal waktu saat menggangu   Kami yang sebenarnya sama-sama terluka Oleh waktu dan cahaya yang serupa namun tak sama Oleh kamuflase rasa cinta Dari sudut-sudut yang paling sering meng-klaim […]

Dua Sekawan di Kedai Derawan

Widi mengaduk-ngaduk sendok kopinya dengan gelisah. Ia melirik jam. Waktu menujukkan pukul 21.35 namun Carina belum juga tiba. “Ini si mangki tumben deh lama banget datengnya.” Batin Widi sambil menyalakan korek dan membakar sebatang rokok untuk yang kelima kalinya. Widi memandang kosong cangkir kopi yang berada persis di hadapannya. Entah apa yang sedang memenuhi pikirannya […]

Sesuai Takdir Saja

“Apa yang menarik dari sebuah keabadian?” Tanyaku mendalam pada sepasang layar mata yang sedang membeku dalam haru. Ia hanya bergeming dalam bersama nafasnya yang parau. “Tidakkah telingamu juga berguna untuk mendengar?” Tanyaku lagi untuk memastikan organnya berguna dalam kehidupannya. Kini ia lebih baik. Meski perubahannya hanya dengan sekubit senyuman yang belum bisa disapa menarik. “Aku […]