Setelah empat tahun dalam kelimbungan asumsi yang tiada henti, akhirnya ketemu akhir juga cerita ini.

Seandainya salah satu tim gue gak menyarankan buat mengganti motif penawaran, gue rasa masih akan butuh ratusan bulan lagi untuk menyelesaikan semua ini.

Pada intinya mesti gak berakhir menyenangkan (emang gak berharap gitu juga sih), setidaknya ketemu ujung dari kelimbungan ini pun gue sudah amat sangat berterima kasih sama Tuhan.

Karena kaki gue bisa napak pada hal apa yang sedang gue pijak. Sehingga gue paham, gue harus menggunakan apa untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya.

Yang gue suka dari setiap pesakitan yang gue lewati itu, akhirnya gue bisa evaluasi kesalahan dan paham apa maksud Tuhan nyediain jalan macam itu buat gue.

Matur Suksma Tuhan.

Meski tidak mengenakkan pada kenyataannya tapi ini amat sangat melegakan pada hakikatnya.

(1) Comment

Leave a Reply to rio Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Akhirnya ada akhir.
%d bloggers like this: