" as within, so without "

Kondisi dunia luar hidup kita adalah cerminan dari apa yang belum kita selesaikan di dalam diri.

Sebelas tahun yang lalu..

Gue hidup dalam kebencian yang begitu besar. Pada diri sendiri. Pada keadaan. Pada Tuhan Bahkan pada orang-orang yang mungkln sebenarnya gak ada hubungannya dengan segala keputusan yang sudah gue lakukan belakangan. Semuanya tampak salah, dimata gue yang memang lagi lelah. Lelah berjuang sendirian dan ketulusan yang ternyata hanya bertepuk sebelah tangan. Dari situ gue sadar, kayaknya ada yang harus gue pahami dulu sebelum kembali berharap segalanya berubah.

Yang gak gue nyana,

Semakin dalam gue belajar menggali diri sendiri, yang gue temuin ternyata bukan cuma soal gue doang. Melainkan ada pola dari dalam diri manusia yang ternyat beririsan satu sama lain. Dan kabar baiknya adalah gue, kita, gak sendirian. Kita bisa saling belajar. Tentang kesalahan yang pernah kita buat. Tentang kekeliruan dalam melihat potensi terbaik diri. Juga tentang cara kita merespon lingkungan, supaya kita gak terus menerus merusak diri sendiri tanpa sadar kendali.