Tag: theganyana

#DialektikaRasa : Blog itu apa?

XX : Dear, Blog itu apa? DR : Bagiku, blog adalah medium kata. Medium dalam bercerita dikala tak semua telinga berniat memberikan ketulusannya. XX : Amankah bercerita di sana? DR : Aman dalam segi apa? Bila harapanmu dalam bercerita adalah tak ingin diketahui orang lain, seharusnya kau tidak perlu bercerita. Simpan sendiri saja. Bahkan sekali […]

Pengalih Rasa

Aku sering ngotot untuk sesegera mungkin mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang menggema di telinga pikiranku. Namun yang direstui Tuhan justeru sebaliknya. Aku lebih diizinkan untuk menikmati kengototanku yang tumpul lagi berkarat itu. Lama aku mencari cara jitu untuk bisa keluar dari jeratan hasrat melankolisku. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk kembali menekuni beberapa hal yang sebelumnya […]

Cangkir Kelabu

Kala hujan mengguyur kabut pikiranku tentang sesuatu Tubuhku tiba-tiba terlepanting jauh dari mata awas yang biasanya mencangkangiku Pedih serta dingin, begitu rasaku saat itu. Namun tiba-tiba saja aku terpikir tentang strategi langkah kuda yang baru Untuk menerima semuanya tanpa ba bi bu Lalu, kita lihat akan semenyedihkan apakah diriku atas keputusan “sok tempe”-ku itu. . […]

Segelas Rasa Yang (Tak) Mengalir

Menelusuri sebuah cara dengan menenggelamkan diri bersama ragam asumsi cahaya Bersama makna yang berserakan di sudut keheningan yang terbersit saja Dan bersama tajamnya siku kepayahan yang tak kunjung layu jua. Aku ingin menikmati alur nyanyian semesta tentang mengalirnya segelas rasa Tentang tepian senja yang selalu menjadikan dunia hanyalah sebagai peta, Bukan tujuan utamanya. Kini sadarku memilih […]

Kamu dan Papaku.

Ada kesamaan tersirat antara dia dan papa Perhitungannya Cemburuannya Dan sikap terus berusaha sekuat tenaga Dalam melatih akar pengertian dan lahan kesabarannya. Ia dan papa itu tak sama Tak serupa pula Tapi keduanya adalah dua laki-laki yang begitu sekuat tenaga aku rawat kepercayaannya hingga akhir hayatku tiba. Tuhan, boleh nana disambungkan sebentar ke jiwa papa? […]

Si Penjahit Cerita

Begitu beragam warna dan jenis kain cerita Mengapa aku justeru berlabuh pada jenis kain yang mempertontonkan rongga? Pun tidak memiliki ciri warna mutlaknya Sehingga lebih mudah dikenali dan diingat siapa saja Pemikiran sok tahu-ku Bukankah manusia itu terdiri dari beragam campuran rasa dan dari sari pati kehidupan pendahulunya dan sedikit rahmat Tuhan lalu mengapa kira […]

Bersamaan.

Ketika hujan lebat datang, Ia pun mengikutsertakan kawan karibnya yang berupa angin kencang. Kemudian aku terbawa arus dalam sudut pandang yang terkekang Diantara lirih takut dengan rasa penasaran yang begitu lebar membentang. Pilu pun ikut-ikutan Ia menyusul datang di waktu yang hampir bersamaan Dimana hadir sepercik rasa rindu pada sang pencetus nama kependekan Namun semesta […]

Gerimis Tak Menentu

Gerimis makna dan gemuruh cerita yang menikam dada Hanya saja saat ini aku sedang tidak memiliki tenaga untuk menumpahkannya.   Jurang ketidakpahaman yang membuatku bergeming lebih lama Bersama secangkir ingatan yang masih teramat sulit aku cerna Namun selalu bersemayam, mencengkram telinga   Entah apa yang sebenarnya membuat gulana ini makin berpesta pora Dari yang aku […]

Cerita Lima Sendok Rasa

Ada banyak hal yang terkadang tidak bisa dengan lugas mampu diungkapkan secara lisan, hingga akhirnya kini menemukan caranya sendiri untuk bisa dijabarkan dalam bentuk tulisan. Saat SMA, saya memiliki dan ikut serta dalam beberapa grup pertemanan yang isinya luar biasa beragam. Namun kali ini, saya sedang ada ide untuk menuliskan salah satu dari sekian ragam […]

Ruang Proses

Saat saya berpijak untuk menuliskan tulisan ini, ini murni dikarenakan pengalaman pribadi saya, saat dahulu sempat membenci dengan yang namanya proses. Selain saya sebal dengan ketidak sebentar-an terhadap sesuatu, saya juga enggan untuk menunggu dengan sabar, juga menerima dengan ikhlas akan sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendak hati saya. Saya tidak suka semua itu. Dahulu […]

Pilihan (sadar)-ku

Entah sudah seberapa sering aku mengalami ini. Ingin pergi menghadiri suatu perhelatan namun sedikit tertekan karena tak pernah punya teman siap sedia untuk berbincang. Banyak dari mereka bilang akunya yang terlalu tidak bisa menjadi penyeimbang Padahal yang terjadi justeru aku hanya malas untuk berpura-pura membalas senang Karena bagiku, memanfaatkan perasaan senang orang lain demi kepentingan […]