Tag: ranah biru

Radu (yang sebenarnya)

Kini kami menemukannya Menemukan ujung dari kata juga rasa Atas tindak tanduk yang sekian tahun ini ambigu dalam rupa dan kata-kata. Semua bentuk dan ragam tanya luruh di depan mata Melalui sebingkai cincin yang melingkar di salah satu jemari kiri kami semua. Aku dan ia kini telah menyepakatinya Bersama alur semesta yang amat sangat rahasia. […]

Tak Karuan.

Aku suka menulis disaat nuraniku sedang berontak. Saat dimana terdapat perasaan terinjak bercampur sesak Namun tak lagi bisa aku tolak karena memang sudah menjadi suratan takdir dari Yang Maha Bijak. Sejak dahulu, Tuhan sering menghadiahiku situasi macam ini untuk membuatku bangun dari tidur lelapku dan membuat sedikit percikan api segar yang sering disapa manusia dengan […]