Tag: dyana

Do’a Sederhana

Lately, I have one of the simplest but most beautiful & powerful hopes that I’ve read ever. Here is:          Dear God,          If I am wrong, please correct me          If I am lost, please guide me          If I started to give up, please keep me going Sederhana sekali memang doanya, namun sangat […]

Belajar Lagi

Aku tengah belajar (lagi) untuk bisa menyubstitusi rasa benci Menjadi rasa memahami yang lebih manusiawi Terhadap mereka yang sebenarnya sudah berusaha hati-hati namun tetap juga menyakiti Hingga mereka yang bahkan sampai kini masih setia pada rasa iri dan dengki. . Dari si pembelajar lambat Yang sialnya memang masih setia pada cita-cita lama Untuk menjadi orang […]

Makna Diana

Ada banyak sekali hal, terutama beberapa hal besar dalam hidup, yang sebenarnya enggan bahkan amat ku benci, namun pada akhirnya tetap juga aku lakukan walau dengan batin tersiksa. Hal yang terlihat sederhana namun betul terasa cukup berat yang pertama adalah menjalani diri dengan nama (berat) ini. Sedari dulu, salah satu hobiku yang paling konsisten hingga […]

Dyana & Ganyana

Secara umum kata Ga bermakna tidak, sementara Nyana berasal dari kata Nyono dalam Bahasa Jawa, yang bermakna Nyangka (sangka)/duga/kira. Filosofiku saat pertama kali “mengadopsi” kata ini sebagai nama brand kala mendapat tugas dari mata kuliah Personal & Development di semester 3 perkuliahan dulu hanyalah sebatas pemikiran bahwa kata Ganyana ini begitu menyiratkan apa yang ingin aku lakukan dalam bisnis […]

Suksma, untuk segala yang berlalu.

Di tulisan sebelumnya (yang ini) saya sedikit mengulas pandangan Heraclitus yang secara garis besar membahas tentang  “kita tak lagi sama dengan diri kita di menit sebelumnya, apalagi di waktu yang lebih lampau.” Jadi untuk apa kita terlalu terpaku pada masa lalu, padahal kita sudah bukan lagi kita yang sama seperti saat itu. Saya belajar memahami […]

Cinta Pertama

Sejak kecil, pria yang bernama lengkap Abdul Rozak Rozali ini adalah cinta pertama bagiku. Walau pria yang dipilihkan Tuhan sebagai papaku adalah manusia yang tidak sempurna dalam perangai, sifat dan pemikirannya, tapi bagiku papa adalah malaikat penolong pertama yang ku ketahui dalam hidup, yang kala itu masih berusia 5 tahun. Cerita ini berawal saat aku […]

On my hand

Howdy. My name is Dyana. Currently, I only live with my little sister, Sarah, after our parents passed away. My mom died after she loose the battle with breast cancer for the third time in 2014, and my dad went after her because complication due to stroke and liver in last December of 2016. I’m the fifth […]

Pengalih Rasa

Aku sering ngotot untuk sesegera mungkin mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang menggema di telinga pikiranku. Namun yang direstui Tuhan justeru sebaliknya. Aku lebih diizinkan untuk menikmati kengototanku yang tumpul lagi berkarat itu. Lama aku mencari cara jitu untuk bisa keluar dari jeratan hasrat melankolisku. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk kembali menekuni beberapa hal yang sebelumnya […]

Terlalu Banyak

Terlalu banyak yang ingin aku dapati Terlalu banyak juga yang ingin aku selesaikan dalam waktu dini Padahal energi, waktu dan wadah diri memiliki batas hakiki yang harus disadari dan dipatuhi. . Saling tabrak dan tumpah tindih. Dua pasang kata terkutuk itulah yang menjadikanku terperangkap dalam ruang sedih, pedih dan selalu “mendidih”. . Aku ingin belajar […]

Cangkir Kelabu

Kala hujan mengguyur kabut pikiranku tentang sesuatu Tubuhku tiba-tiba terlepanting jauh dari mata awas yang biasanya mencangkangiku Pedih serta dingin, begitu rasaku saat itu. Namun tiba-tiba saja aku terpikir tentang strategi langkah kuda yang baru Untuk menerima semuanya tanpa ba bi bu Lalu, kita lihat akan semenyedihkan apakah diriku atas keputusan “sok tempe”-ku itu. . […]

Gerimis Tak Menentu

Gerimis makna dan gemuruh cerita yang menikam dada Hanya saja saat ini aku sedang tidak memiliki tenaga untuk menumpahkannya.   Jurang ketidakpahaman yang membuatku bergeming lebih lama Bersama secangkir ingatan yang masih teramat sulit aku cerna Namun selalu bersemayam, mencengkram telinga   Entah apa yang sebenarnya membuat gulana ini makin berpesta pora Dari yang aku […]

Ruang Proses

Saat saya berpijak untuk menuliskan tulisan ini, ini murni dikarenakan pengalaman pribadi saya, saat dahulu sempat membenci dengan yang namanya proses. Selain saya sebal dengan ketidak sebentar-an terhadap sesuatu, saya juga enggan untuk menunggu dengan sabar, juga menerima dengan ikhlas akan sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendak hati saya. Saya tidak suka semua itu. Dahulu […]

Cerita Sang Gelas Kaca

Teruntuk seseorang. Pada suatu acara, terdapat beberapa sajian minuman sore untuk mengisi waktu menjelang kedatangan senja dan malam. Waktu demi waktu, sang minuman dan gelas pun mulai saling mengenal dan saling mengisi satu sama lain hingga akhirnya sang mereka kembali kosong karena suatu sebab. Kemudian ada sebuah minuman baru yang tiba-tiba datang mendekat dan menghampiri […]

Si Anomali

Ini adalah salah satu dari sekian pemahaman kebolak bin gesrek saya dari mereka-mereka yang waras dan normal sebagai manusia. Sebetulnya pemahaman ini sudah dari lama sekali sering dipertanyakan (baca: diprotes) oleh teman-teman, dosen bahkan hingga taraf keluarga dan orang tua. Hanya saja selama ini saya malas untuk menjelaskan duduk pemahamannya dan baru saat ini merasa […]

Pada Malam

Di sebuah malam yang penuh dengan berbagai sorotan lampu dan kilatan mesin pengambil gambar berkapasitas canggih memenuhi lokasi acara ajang penganugerahaan tokoh dan film Internasional terbaik. Di lokasi yang semakin waktu bertambah pun semakin padati oleh fans fanatik para selebriti idola mereka. Tak mau kalah dalam segi jumlah, paparazzi, reporter dan juga presenter acara infotainment […]