Tag: cangkir sendiri

Terlalu Banyak

Terlalu banyak yang ingin aku dapati Terlalu banyak juga yang ingin aku selesaikan dalam waktu dini Padahal energi, waktu dan wadah diri memiliki batas hakiki yang harus disadari dan dipatuhi. . Saling tabrak dan tumpah tindih. Dua pasang kata terkutuk itulah yang menjadikanku terperangkap dalam ruang sedih, pedih dan selalu “mendidih”. . Aku ingin belajar […]

Cangkir Kelabu

Kala hujan mengguyur kabut pikiranku tentang sesuatu Tubuhku tiba-tiba terlepanting jauh dari mata awas yang biasanya mencangkangiku Pedih serta dingin, begitu rasaku saat itu. Namun tiba-tiba saja aku terpikir tentang strategi langkah kuda yang baru Untuk menerima semuanya tanpa ba bi bu Lalu, kita lihat akan semenyedihkan apakah diriku atas keputusan “sok tempe”-ku itu. . […]

Segelas Rasa Yang (Tak) Mengalir

Menelusuri sebuah cara dengan menenggelamkan diri bersama ragam asumsi cahaya Bersama makna yang berserakan di sudut keheningan yang terbersit saja Dan bersama tajamnya siku kepayahan yang tak kunjung layu jua. Aku ingin menikmati alur nyanyian semesta tentang mengalirnya segelas rasa Tentang tepian senja yang selalu menjadikan dunia hanyalah sebagai peta, Bukan tujuan utamanya. Kini sadarku memilih […]

Kamu dan Papaku.

Ada kesamaan tersirat antara dia dan papa Perhitungannya Cemburuannya Dan sikap terus berusaha sekuat tenaga Dalam melatih akar pengertian dan lahan kesabarannya. Ia dan papa itu tak sama Tak serupa pula Tapi keduanya adalah dua laki-laki yang begitu sekuat tenaga aku rawat kepercayaannya hingga akhir hayatku tiba. Tuhan, boleh nana disambungkan sebentar ke jiwa papa? […]

Si Penjahit Cerita

Begitu beragam warna dan jenis kain cerita Mengapa aku justeru berlabuh pada jenis kain yang mempertontonkan rongga? Pun tidak memiliki ciri warna mutlaknya Sehingga lebih mudah dikenali dan diingat siapa saja Pemikiran sok tahu-ku Bukankah manusia itu terdiri dari beragam campuran rasa dan dari sari pati kehidupan pendahulunya dan sedikit rahmat Tuhan lalu mengapa kira […]

Gerimis Tak Menentu

Gerimis makna dan gemuruh cerita yang menikam dada Hanya saja saat ini aku sedang tidak memiliki tenaga untuk menumpahkannya.   Jurang ketidakpahaman yang membuatku bergeming lebih lama Bersama secangkir ingatan yang masih teramat sulit aku cerna Namun selalu bersemayam, mencengkram telinga   Entah apa yang sebenarnya membuat gulana ini makin berpesta pora Dari yang aku […]

Pilihan (sadar)-ku

Entah sudah seberapa sering aku mengalami ini. Ingin pergi menghadiri suatu perhelatan namun sedikit tertekan karena tak pernah punya teman siap sedia untuk berbincang. Banyak dari mereka bilang akunya yang terlalu tidak bisa menjadi penyeimbang Padahal yang terjadi justeru aku hanya malas untuk berpura-pura membalas senang Karena bagiku, memanfaatkan perasaan senang orang lain demi kepentingan […]

Tak Karuan.

Aku suka menulis disaat nuraniku sedang berontak. Saat dimana terdapat perasaan terinjak bercampur sesak Namun tak lagi bisa aku tolak karena memang sudah menjadi suratan takdir dari Yang Maha Bijak. Sejak dahulu, Tuhan sering menghadiahiku situasi macam ini untuk membuatku bangun dari tidur lelapku dan membuat sedikit percikan api segar yang sering disapa manusia dengan […]