Tag: A

Puisi Untuk A

22/12/2012 02.21 am Merintih pada angin tak menjadikanku lebih menawan Menjadi menawan pun┬átak menjadikan segalanya menjadi lepas dari ┬ákegusaran Aku limbung pada sikapnya Sama halnya ketika aku limbung pada musim pancaroba Datang dan pergi semaunya Tanpa lagi peduli apakah semua ini tak membuat goresan luka. Lalu bagaimana bisa si bulu mata menjadi saksi pertemuan kami […]

Puisi dari A

10/20/2008 11:33 am . Mulut ini terkunci Membisu dengan penuh tanya Celoteh seorang wanita Dengan lantunan khas yg membekas dalam sendi-sendi ingatan Nada tinggi rendah di setiap not not tertentu Berpadu dendam dan amarah Dalam bingkai kesdihan, kepedihan,dan pesakitan Merintih saat gelap dan terang Melawan sebilah pedang dibalik rasa sayang Berdiri diantara butiran dosa dan […]