Nampaknya betul, kata ‘pohonku’ untuk tidak membiasakan terlalu memihak juga membenci sesuatu dengan berlebihan.

Karena bisa saja semuanya berbalik sewaktu-waktu tanpa memberi tahu terlebih dahulu.

.

Dahulu aku adalah tim pemuja sahabat daripada saudara

Namun kini nampaknya aku tidak lagi menjadi pemuja untuk keduanya.

.

Dahulu aku bisa begitu mudah melontarkan kata saran dan opini pada sembarang orang yang meminta

Hanya bermodalkan legalitas profesional yang padahal tentu saja bisa beragam modelan dan haluannya

.

Mungkin memang harus tergelincir ke sudut tepi curam terlebih dahulu

Sebelum mengerti bahwa begitu banyak orang di dunia ini yang berlomba untuk bersudut

Namun nampak sangat sedikit yang mau menawarkan dirinya untuk menjadi tim pengisi ruang tengah yang tak bersudut

Sehingga tak heran bila alam ini kini terkesan jomplang.

Karena pengisi ruang tengah adalah orang yang sudah tak ingin memijakkan kakinya untuk menentukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: