Kadang orang lupa, bahwa dalam sebuah mangkuk persahabatan

Selain rasa setia kawan dan saling pengertian

Ternyata peran keselarasan frekuensilah yang menjadi kunci utama dalam sebuah kelanggengan.

.

Karena tanpa frekuensi yang selaras antara yang satu dengan yang lainnya

Jangan heran bila tali persahabatan tak lagi rekat oleh sebuah pengait rasa

Yang disebut kekompakan

Bahkan terkesan muncul kebingungan untuk memunculkan rasa asli dari kenyamanan.

.

Bukan.

Bukan ia ataupun anda yang berbeda dari kenangan yang telah kalian ciptakan

Hanya sesederhana bahwa keselarasan frekuensi itu tak bisa dipaksakan

.

Menariknya ini tak hanya berlaku bagi yang lama tak bersua saja

Melainkan yang sering bersua dan berbagi rasa pun sama

Hanya saja, yang pertama merasakannya pasti tak sampai hati untuk mengakuinya

Dan masih mencoba untuk memaksakan diri terlihat baik-baik saja dan tak ada apa-apa.

.

Tetapi, jangan lagi heran bila suatu waktu nanti ada kawan yang sering menghindari pertemuan

Dengan banyak-banyak mencari alasan

Karena sekali lagi, keselarasan frekuensi dan kenyamanan itu tak bisa dipaksakan

Apalagi tujuan dan cara hidup yang diambil masing-masing orang belum tentu bisa di satupadukan.

.

Ada saran sederhana dari orang yang baru saja mengalami dan menyadarinya

Bahwa:

Jangan lagi memaksa hati untuk selalu mengikuti ego diri

Karena selain tak semua yang kita anggap sahabat atau orang terdekat itu bisa menjadi sejati

Sistem kebaikan Sang Pencipta yang bergulir di alam semesta ini pun bukan budak pengabul doa dari kesoktahuan kita selama ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: