Dari hasil temuan sok tahu-ku, setelah hujan, waktu juga bagian dari alat kekuasaan Tuhan lain yang begitu menawan

Menawan karena bagi yang sadar atau tidak, kita semua (manusia) ikut diubah olehnya.

Baik itu dari aspek fisik, psikologis, mental, bahkan selera kita kita pun ikut diubah olehnya.

Dari yang saat mudanya begitu menawan lagi rupawan lalu (suka tak suka) harus ikut arus perubahan waktu menjadi tak lagi begitu.. entah menjadi lebih rupawan maupun justeru menjadi tak karuan.

Dari yang begitu membenci, bisa jadi berubah untuk menjadi sangat pemuji, atau sebaliknya.

Dari yang begitu mencintai pun bisa saja diubah menjadi bosan hingga akhirnya pergi menjauh dan tak lagi enggan untuk sekedar peduli.

Juga dan lain sebagainya.

.

Kata penemu terkenal seantero dunia,

Perubahan itu nama lainnya adalah ketidakpastian,

Dan ketidakpastian itu adalah hal yang mutlak.

Karena hal tersebut (suka tak suka) adalah bagian dari rahmat dan kekuasaan Tuhan juga.

Sehingga tak bisa seenaknya kita membuat anti tesisnya, menjadi segala hal yang kita inginkan.

Karena itu sama saja dengan merusak sistem keseimbangan alam semesta.

.

Jadi teman, jika sedang dalam cuaca sedih.

Nikmatilah. Pun juga jika sedang berada di cuaca yang sebaliknya, syukurilah.

Karena perubahan itu selain mutlak juga adalah kenyataan yang memang dihadirkan Tuhan untuk menemani kita di dunia.

Hanya saja. yang perlu dipastikan adalah, ke arah manakah kita membiarkan perubahan itu merubah kita.

Ke arah kebaikan yang memberikan manfaatkah untuk sesama

Atau justeru ke arah ketamakan yang mendatangkan kerusakan.

Kembali lagi, semua itu lagi lagi kembali ke pilihan

Yang ada di dalam kita punya genggaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: