Category: Almari Dyana Razaly

14 Februari

Dari sekian banyak tanggalan. Ada hal tak biasa yang ingin kubagikan mengenai tanggal ini. Tahun 2015 lalu, ada seorang pria yang ingin mengajakku pergi. Sebelumnya aku mudah sekali menghindar dari beberapa tawaran pihak lain yang menurutku begitu membosankan dan mudah sekali aku tebak apa tujuannya. Namun, kali ini ada tawaran baru yang agak berbeda. Tawaran […]

Pada Akhirnya, Keluar adalah Jalan

Ketika aku SMA, aku pernah mencuri dengar pertanyaan mengenai toko bangunan milik papa yang berada di samping garasi rumah. Saat itu, aku tak pernah ada pikiran untuk mempedulikannya. Itu biar jadi urusan papa aja, ‘kan bisnis pilihannya. Lalu beberapa kali pertanyaan yang sama kembali sampai di telingaku ketika aku kuliah komunikasi bisnis sambil bekerja sebagai […]

Mengapa Tidak ke Tenaga Ahli? (bag 2)

Sebelumnya bila kamu belum membaca bagian pertamanya, kamu bisa membacanya dahulu disini (<<klik kata disamping ya) Lalu bagaimana caraku ‘menjahit’ lukanya?  Aku pernah mendengar orang menyarankan untuk “Gelarlah sajadah. Menangislah pada Tuhan. Tumpahkanlah semua yang ada di hati.” Entah bagaimana aku sulit untuk mengikuti sarannya. Disebabkan oleh beberapa hal Aku tidak mengerti pada kalimat, “Menangislah […]

Mengapa Tidak ke Tenaga Ahli?

Ketika aku menulis ini, aku tengah dilanda penghargaan kepada diri di bawah garis wajar sebagai manusia. Entah bagaimana aku juga tidak mengerti mengapa aku begitu sulit untuk menghargai keberadaan diriku sendiri. Ratusan ribu kali aku menghukumnya dengan kalimat tak pantas. Menghardiknya. Meludahinya bahkan sudah belasan kali pula aku mencoba untuk membinasakannya. Entah berapa puluh buku […]

#perpustakaanmoralinibudi yang (tak) mati

Belakangan ini, aku merasa jiwa dan semangat hidupku semakin hari semakin kalang kabut. kadang hangat, kadang panas, kadang dingin bahkan seringkali membeku untuk beberapa waktu. walau sudah ku usahakan untuk menghangatkannya kembali dengan beragam terapi, dan diskusi, tetapi tetap saja api semangat itu hanya bertahan dalam hitungan jam atau paling lama bertahan dalam satu hari, […]

Terima Kasih

Acapkali kegagalan demi kegagalan menghampiri Membuat saya jadi terbiasa dalam mengevaluasi diri Dari lipatan isi kepala hingga ujung kuku kaki. . Dahulu saya pikir saya sudah cukup dalam pelajaran memahami Sehingga yang saya lakoni hanya perlu mengorganisir apa-apa yang telah terjadi. Namun kenyataannya semua itu hanyalah ilusi. Saya justeru dituntut belajar lebih keras lagi, lagi […]

Do’a Sederhana

Lately, I have one of the simplest but most beautiful & powerful hopes that I’ve read ever. Here is:          Dear God,          If I am wrong, please correct me          If I am lost, please guide me          If I started to give up, please keep me going Sederhana sekali memang doanya, namun sangat […]

Kedewasaan itu Digali, bukan (cuma) Diingini

Aku tidak lagi mencari beragam pembenaranUntuk menguatkan atau mendukung keputusanYang telah aku lakukan, Karena kini aku paham bahwa hal tersebut sungguh menjauhkan diri dari kedewasaanYang sudah seharusnya ditelanBagi mereka yang ingin menjadi seorang pemimpin bisnis dan kehidupan Perihal perasaan dan pemikiranIalah dua buah elemen yang saling berkesinambunganDan saling membutuhkanSehingga menjadikannya sebuah kesatuan dalam kesempurnaanYang mendamaikan […]

Alas Kata

Alas Kata Aku termenung lama di hadapan sebuah meja yang biasa aku gunakan untuk bekerja Seperti ada panggilan semesta, untuk membenahi sebuah rentang cerita Yang sudah sekian lama aku biarkan tanpa sentuhan nyawa pemiliknya Mulai dari bingkai pemikiran, pekerjaan, tujuan, hingga kegemaran Semua hanya ku-umbrak dalam satu kursi yang sering ku sapa dengan kursi kebimbangan. […]

Dyana & Ganyana

Secara umum kata Ga bermakna tidak, sementara Nyana berasal dari kata Nyono dalam Bahasa Jawa, yang bermakna Nyangka (sangka)/duga/kira. Filosofiku saat pertama kali “mengadopsi” kata ini sebagai nama brand kala mendapat tugas dari mata kuliah Personal & Development di semester 3 perkuliahan dulu hanyalah sebatas pemikiran bahwa kata Ganyana ini begitu menyiratkan apa yang ingin aku lakukan dalam bisnis […]

Banyak Ingin (namun) Sedikit Gerak

Ya.. seperti judulnya. Inginku banyak sekali. Terutama ingin agar segalanya bisa lekas selesai dan menghasilkan buah manis, namun sialnya pergerakanku lambaaaaattt sekali, bahkan hampir mendekati skala nol koma. Asli. Aku bingung untuk memulai dari mana. Dari mulai banyaknya buku bacaan yang harus aku serap, banyaknya to do list yang harus aku cicil untuk konten kreatif […]

Jalan Hati

Hampir setiap hari aku menjalani ruang dan waktu ini dengan hati mendengki Dengan cerita, vibrasi dan syak wasangka yang begitu menjerumuskan sanubari. . Sepertinya aku perlu memanggil masa itu lagi Masa dimana aku sedang berhaji (2017) selama 40 hari. Yang mana aku betul-betul diberkahi nikmat lupa pada nama-nama yang dipilihkan Tuhan untuk membuatku lebih banyak […]

Enam Tahun Berjalan (2014-2020)

Adalah perjalanan tahun dimana aku banyak kehilangan sekaligus juga tahun yang banyak menemukan. Diawali dengan aku kehilangan mamaku, papaku, pekerjaanku, semangat idealismeku, tujuan hidupku, hingga kehilangan kesadaran tentang siapa diriku sebenarnya. Berkali-kali kebuntuan akal dan kesadaran itu mengajakku untuk menyudahi usia di beberapa tempat yang aku kunjungi seorang diri Dengan vibrasi dan kuasa negatif yang […]

Happy Birthday, My Baby G

Dear Ganyana.. Tepat di tanggal ini dan tahun 2013 lalu, mama launching nama kamu ini sebagai nama brand usaha pertama mama bersama rekan terbaik juga terdekat mama saat itu. Hampir bertepatan dengan momentum saat usia mama genap menjadi 22 tahun di beberapa hari sebelumnya. Saat itu mama masih senang-senangnya membuat ide untuk acara atau event. […]

Candala

Dari sebuah dinding rasa yang melebatkan daun kebencian yang begitu menyiksa Membawa kebesaran ego yang hampir memenuhi seluruh lorong jiwa Namun dalam suatu masa yang ganyana, kebencian itu kembali bermetamorfosa Menjadi rasa welas asih yang sudah lebih tersaripati dengan lebih baik dari sebelumnya Dan melalui versi olahan inilah saya lampirkan sebuah jahitan cerita Cerita yang […]

Sedang Gila (Baca)

Sebuah catatan lama, 11 Juli 2014 . Rasanya akhir-akhir ini sedang kalap banget baca buku dan mendalami banyak hal dalam diam. Merubah mindset, mikir positif dan belajar memilah mana yang perlu segera dilakukan dan yang masih bisa ditahan. Perubahan ini tidak serta merta drastis. Banyak keributan dalam internal pikiran yang buat saya hampir gila untuk […]

Kematangan adalah Penerimaan

Sebuah Catatan Lama, 30 April 2014 . Menuntut sebuah penerimaan atas keputusan di dalam perjalanan kehidupan. Akhir-akhir ini aku banyak mempertimbangkan banyak hal yang menurutku memerlukan keberanian khusus disaat usiaku masih beranjak dewasa. Seperti misalnya seminggu lebih lalu, aku nekat memutuskan untuk membawa pulang ibuku dari perawatan khusus rumah sakit dikala tubuhnya masih sangat membutuhkan […]

Sendok Satu

Dari sekian ragam atribut penyemai rasa Pun pola matrix ambiguitas yang memancar di udara Aku sudah bisa aku mencium ada sesuatu yang (sengaja) di jaga. Mulai dari tata cara, olah gaya bahasa, pilihan kata hingga kerlingan mata Namun seolah waktu tak memihak untuk aku dan mereka Karena yang aku sendok, justeru bukan salah satu dari […]