Lama tak berbagi cerita

Berarti lama juga tak berbagi segala inisial kata dan rasa

Yang menurut semua pihak dibalik jendela

Akulah yang paling serakah dalam mengelola gelas kaca

Mencari dahan untuk bertahan

Ibarat mengais keberuntungan di alam kegamangangan

Tangis tiada henti

Tak berarti aku bisa mudah melepaskan semua ini

Seandainya saja aku tak pernah terlalu mencintai

Semua kepahitan tentang perebutan materi pun tak akan pernah menghampiri

Papa

Andai engkau masih ada..

Aku hendak bertanya

Mengapa bisa aku mau saja dan rela menderita dalam kurun waktu lama hanya demi anda?

Dan mengapa juga harus ia yang tega melakukannya?

TAK ADAKAH CARA LAINNYA YANG LEBIH BERMORAL DAN BERETIKA BAGINYA

Untuk sedikit saja menghargai rasa kemanusiaan yang Tuhan cipta untuk sesama manusia bahkan sesama saudara??

Mengapa harus demi anda, papa, aku mau saja tersiksa untuk kesekian kali dan kalinya??

M E N G A P A ??

Rasanya diamku tak berguna

Isak rinduku pun tak lagi berpengaruh apa-apa

Bila hati sudah keruh seada-adanya

Cahaya Tuhan pun sudah tak pernah lagi dianggapnya cahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: