minggu kemarin gue banyak tercerahkan sama beberapa hal yang gue rasa ini adalah hal yang PERLU gue bagikan di tulisan gue kali ini. yakni lima hal yang menurut gue penting banget dan sedang gue coba ‘selami’ dengan gaya dan perjalanan kehidupan gue sendiri, yakni

  • berdaya
  • bermakna
  • bahagia
  • berkelebihan rezeki
  • bersama orang yang menghargai

sebenarnya awalnya cuma ada tiga, tapi gue rasa dua hal selanjutnya juga ga kalah penting juga.

yok, bahas satu-satu ya.

  • berdaya

entah ini perlu gue ulang atau enggak, tapi memang beberapa tahun belakangan semenjak orang tua gue ‘pulang kampung’ ke dimensi selanjutnya, daya dan kekuatan bertahan hidup gue memang jauh lebih menipis. yaa walaupun gak lama setelah itu gue alhamdulillahnya ketemu jodoh, tapi ga serta merta energi atau daya tahan hidup gue kembali. enggak. gue tetep perlu waktu untuk penyesuaian, karena ya emang kenyataannya orangtua dan pasangan gak bisa dianggap sebagai pengganti satu sama lain. keduanya punya tempat/porsi-nya sendiri-sendiri.

jadi, ketika pada akhirnya sedikit demi sedikit gue menemukan kembali sumber daya gue untuk bertahan hidup, yaa buat gue it such a blessing untuk kesekian kalinya.

karena asli deh, bagi yang udah pernah ngerasain rasanya kehilangan harapan untuk melanjutkan kehidupan, nemu beginian ini kayak nemu mata air di tengah hutan gersang! Asli. Cobain sendiri deh kalo ga percaya, hihihi.

  • bermakna

nah, hal ini juga yang jadi blessing gue selanjutnya. gue soalnya bukan tipe orang yang senang dengan rutinitas atau bisa melakukan keharusan tanpa rasa dan panggilan jiwa. asli, gue gak bisa dan gue gak mau pura-pura lagi, OGAH! pura-pura bahagia, pura-pura gak ada masalah, pura-pura suka dan menikmati, pura-pura jadi orang asik dan positif cuma biar dapet temen dan atensi, astaga, gue udah terlalu sering ngelakuinnya di periode remaja gue dulu, dan kalo di kesadaran sekarang gue harus ngulanginnya lagi sih, kayaknya males ya.

mungkin buat penganut asas ‘awalnya pura-pura dan terpaksa, nanti lama-lama juga terbiasa’ ya mungkin gak bakal  sepakat ya sama omongan gue kali ini, yaa gak apa-apa juga sih. kan daya tahan orang beda-beda. gue berharap yang terbaik aja buat kewarasan kita semua. hehe.

  • bahagia

percaya gak percaya, poin ini adalah poin yang GAK PERNAH MASUK DALAM DAFTAR HARAPAN DAN TUJUAN GUE SEPANJANG HIDUP di masa sebelum gue nulis kalimat ini disini.

gue sebelumnya gak pernah paham konsep bahagia itu sebenernya maksud dan tujuannya apa, terus idealnya diperuntukkan atas nama siapa aja, juga supaya apa?? asli gue gak tau. dan beneran segaktau itu gue dengan hal ini. karena yang sebelumnya gue tau adalah konsep BERKORBAN. berkorban untuk siapapun orang yang gue sayang dan gue pedulikan. gak peduli itu orang kelakuannya kayak apa ke gue, kalo gue udah sayang, ya gue lakuin dan tololnya yang kayak begini ga pernah sebentar, haha.

ternyata ketidaktahuan gue tentang konsep bahagia dan kesalahpahaman gue tentang makna berkorban inilah yang jadinya bikin gue depresi dan gak sembuh-sembuh selama kurang lebih 17 tahun lamanya.

come on, jujur deh gobloknya gue ini kebangetan kan? hahahahaha.

  • berkelebihan rezeki

kayak yang gue sebelumnya, di awal gue ngerumusin hal ini cuma punya tiga poin aja, tapi setelah gue pikir-pikir lagi berkelebihan rezeki juga bisa jadi tujuan tambahan. karena dengan berkelebihan, kita bisa berbagi lebih banyak, dan lebih sering sama yang Tuhan izinkan untuk menerima bantuan.

kenapa kata-katanya berkelebihan, bukan berkecukupan? yaa kan kalo cukup, itu standar untuk kebutuhan kita pribadi, kalo ada lebihnya ya baru dikasih ke orang lain. gue bilang gini karena dulunya pun gue sama sekali ga pernah mikirin diri gue. selalu orang lain yang utama. tapi yaa ternyata ujung-ujungnya dzalim juga. menghindari dzalim ke orang lain, eehh kecele dzalimnya sama diri sendiri. haha.

  • bersama dengan orang yang menghargai

dengan menghargai perasaan, HAM, dan keberadaan kita sebagai manusia menurut gue itu udah otomatis sama dengan makna peduli. dan bersama dengan orang-orang ini, kita juga jadi bisa mewujudkan 4 poin sebelumnya diatas. kita bisa jadi lebih berdaya karena di dukung oleh orang-orang ini. kita jadi lebih merasa bermakna karena memang kita tulus dan tanpa paksaan apa-apa dan dari siapa untuk melakukan sesuatu, kita pun dapat bonus bahagia, dan yang terakhir kita juga jadi bisa jauhh lebih banyak mensyukuri atas rezeki yang Tuhan titipkan.

iya gak sih?? sok iye banget ya gue, hahahaha..

tapi yaa menurut gue sih gitu ya.

lima hal yang sekarang ini jadi fokus tujuan gue untuk menuntaskan tugas gue hidup di dunia ini.

.

.

kalo menurut kalian gimana??

13.11.2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: